
Pengajian Ahad Pagi ke-4 PCM Grabag Bahas Keutamaan Bulan Haram
Purworejo — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grabag kembali menyelenggarakan Pengajian Ahad Pagi ke-4 yang bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Grabag, Desa Roworejo, Kecamatan Grabag, pada Ahad, 28 Desember 2025 bertepatan dengan 8 Rajab 1447 H.
Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz H. Iyus Herdiana, M.Si, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PDM Purworejo, sebagai pemateri. Kegiatan diikuti oleh jamaah dari berbagai ranting Muhammadiyah di wilayah Grabag.
Mengawali tausiyahnya, Ustadz Iyus mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama membaca Surat Al-Fatihah, memohon keberkahan dan kemudahan dalam menuntut ilmu.
Dalam pemaparannya, Ustadz Iyus menyampaikan materi bertema “Keutamaan Bulan Haram dalam Tahun Hijriyah”. Ia menjelaskan bahwa dalam kalender Islam terdapat empat bulan haram, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Ustadz Iyus menegaskan bahwa ibadah yang dilakukan pada bulan haram akan dilipatgandakan pahalanya, sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 36. Sebaliknya, perbuatan zalim (dholim) yang dilakukan pada bulan-bulan tersebut juga akan dilipatgandakan dosanya.
Ia menguraikan bentuk-bentuk kezaliman, baik dholim terhadap diri sendiri, sesama manusia, maupun terhadap alam, yang pada hakikatnya adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Termasuk di dalamnya perbuatan maksiat, dusta, dan pengingkaran terhadap hak-hak Allah.
“Jauhilah perbuatan dholim, karena dholim itu akan menjadi kegelapan di hari kiamat. Dan berhati-hatilah terhadap doa orang yang didholimi, karena doanya mustajab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ustadz Iyus juga menyinggung bentuk menghindari kezaliman dalam kehidupan keluarga, khususnya dalam mendidik anak di masa liburan. Di antaranya adalah keberanian orang tua untuk membangunkan anak di waktu subuh, mengurangi waktu bermain gawai, membatasi jajan, serta mengajarkan kebiasaan menabung sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi generasi Z.
Ia juga mengingatkan bahwa kezaliman sering terjadi dalam urusan harta, fisik, maupun perasaan, bahkan termasuk kezaliman terhadap diri sendiri, yakni dengan tidak menunaikan kewajiban kepada Allah SWT. Dalam hal ini, ia mencontohkan doa Nabi Adam dan Nabi Yunus sebagai bentuk pengakuan dan permohonan agar terhindar dari kezaliman terhadap diri sendiri.
Menutup tausiyahnya, Ustadz Iyus mengajak jamaah menjadikan bulan Rajab sebagai momentum evaluasi diri, khususnya dalam meningkatkan kualitas shalat. Ia mengingatkan bahwa perintah shalat diturunkan pada bulan Rajab, dan shalat merupakan kunci seluruh ibadah serta amal pertama yang akan dihisab di hari kiamat.
Pengajian Ahad Pagi PCM Grabag diharapkan terus menjadi sarana pembinaan iman dan peningkatan kesadaran beribadah bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar.
(Triyono)



