
PCM Bagelen Gelar Pengajian Ahad Pagi; Mendekatkan Diri kepada Al-Qur’an melalui Tahsin, Tadabbur, dan Pengamalan
Purworejo — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen menggelar Pengajian Ahad Pagi di kompleks SMP Muhammadiyah Bagelen, Ahad Pon, 7 Desember 2025 / 16 Jumadil Akhir 1447 H. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 jamaah dari warga Muhammadiyah, simpatisan, serta masyarakat sekitar. Pengajian mengangkat tema Mendekatkan Diri kepada Al-Qur’an melalui Tahsin, Tadabbur, dan Pengamalan dengan menghadirkan Ustadz Syaifuddin Ahmad sebagai pemateri.
Acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa MI Muhammadiyah Krendetan Bagelen. Suasana semakin khidmat ketika hadirin menyanyikan lagu Sang Surya bersama-sama sebagai bentuk penguatan identitas Persyarikatan.
Dalam materi inti, Ustadz Syaifuddin Ahmad menekankan empat langkah membangun kedekatan dengan Al-Qur’an, yakni mentahsin bacaan, menyediakan waktu belajar tanpa batas usia, mentadabburi ayat-ayat, serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an tanpa tadabbur dapat menjauhkan umat dari pesan yang sesungguhnya.
“Belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia. Sedikit tapi istiqamah lebih baik daripada banyak namun jarang,” ujarnya. Ia juga mengingatkan, “Celaka orang yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak mentadabburinya.”
Untuk memperjelas makna tadabbur, Ustadz Syaifuddin mencontohkan bagaimana para sahabat segera meninggalkan khamar ketika turun ayat pengharaman, serta para perempuan pada masa Nabi langsung mengenakan jilbab saat perintah itu disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa tadabbur yang benar bukan hanya tilawah, tetapi memahami dan mewujudkan dalam sikap serta tindakan nyata.
Selain kajian, kegiatan ini juga dilengkapi layanan cek kesehatan dan konsultasi dokter bekerja sama dengan RSU ‘Aisyiyah Purworejo, sehingga jamaah dapat mengikuti pengajian sekaligus menjaga kesehatan.
Pengajian berakhir sekitar pukul 07.15 WIB dan ditutup dengan doa kafaratul majelis. PCM Bagelen berharap Pengajian Ahad Pagi dapat terus menjadi media pembinaan ruhani, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan karakter Qur’ani di tengah masyarakat.
(Epin Hidayat)



