
Purworejo — Pimpinan Cabang Aisyiyah Purwodadi Kabupaten Purworejo menggelar Pengajian Sambut Ramadan 1447 H yang dirangkai dengan sosialisasi kesehatan pada Ahad, 27 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan 15 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus Timur SD Muhammadiyah Purwodadi tersebut diikuti 30 orang jamaah Pengajian Ahad Pon PCA Purwodadi.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian syiar menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Selain pengajian tarhib, panitia juga menghadirkan edukasi kesehatan guna membekali jamaah agar dapat menjalankan ibadah puasa secara optimal dan sehat.
Ketua PCA Purwodadi, Dyah Ratnaningrum, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah sekaligus bulan diturunkannya Al-Qur’an.
“Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang gembira. Ramadan adalah bulan penuh berkah, bulan turunnya Al-Qur’an, dan kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas iman dan amal kita,” ujarnya.
Dyah juga mengingatkan bahwa berdasarkan kalender hijriah, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, umat Islam wajib menunaikan ibadah puasa sejak tanggal tersebut. Ia berharap jamaah dapat mempersiapkan diri secara spiritual maupun fisik agar mampu menjalankan ibadah dengan maksimal.
Pengajian Tarhib Ramadan disampaikan oleh Kepala SD Muhammadiyah Purwodadi, Agus Amin Fadillah. Dalam materinya, ia mengajak jamaah merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 185 tentang tujuan diwajibkannya puasa agar menjadi pribadi yang bertakwa.
“Allah menegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Maka puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sarana membentuk pribadi yang bertakwa dan senantiasa bersyukur,” tuturnya.
Ia juga mendorong jamaah untuk membekali diri dengan pemahaman fikih puasa agar ibadah semakin bermutu. Salah satu rujukan yang disarankan adalah Tuntunan Ibadah pada bulan Ramadan yang diterbitkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Menurut Amin, membaca dan memahami panduan tersebut akan membantu jamaah menjalankan ibadah sesuai tuntunan syariat dan manhaj tarjih Muhammadiyah. Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, baik secara individu maupun keluarga.

Sementara itu, sosialisasi kesehatan disampaikan oleh Dokter Tazkia Mawaddatina dari RSU Aisyiyah Purworejo. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai tips menjaga kesehatan selama berpuasa, termasuk bagi kelompok rentan seperti lansia, penderita Diabetes
Melitus (DM), serta ibu hamil dan menyusui.
Dokter Tazkia menuturkan bahwa prinsip utama berpuasa sehat adalah menjaga pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, mencukupi kebutuhan cairan, serta tetap memantau kondisi kesehatan secara berkala. “Bagi penderita DM dan lansia, konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum Ramadan sangat dianjurkan agar puasa dapat dijalankan dengan aman,” jelasnya.
Di sela-sela sosialisasi, ia juga menyampaikan informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di RSU Aisyiyah Purworejo, mulai dari layanan rawat jalan, rawat inap, hingga fasilitas penunjang medis lainnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti sesi pengajian maupun tanya jawab kesehatan. Melalui kegiatan ini, PCA Purwodadi berharap jamaah tidak hanya siap secara spiritual, tetapi juga secara fisik dalam menyambut dan mengisi Ramadan 1447 H dengan amal terbaik.
(Dyah Ratnaningrum)



