
PRM Krendetan Bahas Penguatan Program Ranting dengan Pembuatan KTAM Massal
Purworejo — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Krendetan menggelar rapat rutin pada Jumat malam, 12 Desember 2025 / 20 Jumadil Akhir 1447 H, bertempat di Masjid Al-Ikhlas KPK (Kulon Pasar Krendetan), Kauman Timur, Desa Bagelen, salah satu Amal Usaha PCM Bagelen. Rapat dimulai pukul 20.00 WIB dan diikuti oleh 18 peserta dari unsur penasehat, PCM Bagelen, serta pengurus PRM Krendetan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penasehat PRM Krendetan Bapak H. Dandung Danadi dan H. Rinhadi, Ketua PRM Krendetan Ustadz Abdul Latif, Ketua PCM Bagelen Bapak Rohadi, S.E., Sekretaris PCM Bagelen Bapak H. Zumarudin, S.Pd.I., serta Ketua Majelis Tabligh PCM Bagelen Ustadz Ikhwan, S.Pd.I.
Rapat diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Kalam Ilahi oleh Bapak Bambang Sugihartono, serta kultum singkat oleh Bapak Edi Kencoko. Selanjutnya, Bapak Suhono selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta rapat.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Krendetan Ustadz Abdul Latif menegaskan pentingnya kekompakan dan keistiqamahan pengurus ranting dalam menjalankan amanah organisasi. Ia menekankan bahwa penguatan program ranting harus berjalan seiring dengan pembinaan jamaah serta penguatan peran PRM di tengah masyarakat.
Pada sesi berikutnya, Ketua PCM Bagelen Bapak Rohadi, S.E., menyampaikan arahan yang mencakup apresiasi atas kehadiran para pengurus, ucapan terima kasih atas partisipasi PRM Krendetan dalam kegiatan Pengajian Ahad Pagi di SMP Muhammadiyah Bagelen, serta informasi bahwa Pelatihan Manajemen Reputasi Digital direncanakan akan diselenggarakan pada akhir Desember sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi. Selain itu, beliau juga menyampaikan persiapan Diklat KOKAM 2025, di mana PCM Bagelen akan mengutus 10 orang peserta.
Pada sesi tausiyah, Bapak H. Dandung Danadi menyampaikan kajian tafsir Surah Al-Bayyinah dengan pendekatan runtut dan sistematis. Ia menjelaskan bahwa kajian tafsir yang disampaikannya merupakan bagian dari rangkaian pembahasan Al-Qur’an yang dimulai sejak Surah Al-Fatihah, kemudian berlanjut hingga An-Nas, dan saat ini memasuki fase peneguhan makna melalui surah-surah penutup, termasuk Al-Zalzalah. Menurutnya, Al-Bayyinah menegaskan hadirnya keterangan yang jelas sebagai pemisah antara kebenaran dan kebatilan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pesan utama Al-Bayyinah tidak hanya terletak pada aspek akidah, tetapi juga pada tuntutan kemurnian niat, keikhlasan beramal, dan konsistensi dalam menjalankan kebenaran. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi landasan utama dalam berorganisasi di Muhammadiyah, agar setiap gerak dakwah tidak sekadar administratif, melainkan berakar pada kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral.
Agenda rapat kemudian disampaikan oleh Bapak Ahmad Sugandi, yang menginformasikan bahwa pembuatan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) secara massal telah siap dilaksanakan dan seluruh pembiayaan ditanggung oleh PRM Krendetan. Para anggota diminta untuk segera melengkapi data diri serta pas foto guna memperlancar proses administrasi.
Rapat ditutup dengan doa Kafaratul Majelis, sebagai peneguh kebersamaan dan harapan agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik serta membawa kemaslahatan bagi persyarikatan.
(Epin Hidayat)



