AgamaOrganisasi

Pengajian Ahad Legi PCM Bruno dan Pelantikan PCNA Bruno: Tarhib Ramadhan Sambut Bulan Penuh Ampunan

Purworejo — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bruno, Kabupaten Purworejo menggelar Pengajian Ahad Legi yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Bruno periode 2022–2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Darul Arqom, Kamasan, Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan diawali dengan murojaah Juz 30 yang dibawakan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Bruno. Setelah itu, acara dibuka secara resmi oleh Ustadz Wahyu Tri Kusuma, S.Pd., dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an melalui tasmi’ yang disampaikan oleh Ustadz Sabda Bintang Pratama, S.Pd.

Prosesi pelantikan Pengurus PCNA Bruno periode 2022–2026 dipimpin oleh Pengurus Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Purworejo. Usai pelantikan, sambutan disampaikan oleh Ketua PCNA Bruno terpilih, Rima Alifiani, S.Pd., serta dilanjutkan sambutan dari Ketua PCM Bruno, H. Muh Mauludin, M.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Bruno menekankan pentingnya peran pemuda perempuan Muhammadiyah dalam dakwah dan pembinaan umat. Ia menyampaikan secara tidak langsung bahwa keberadaan PCNA diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan keislaman dan sosial di tengah masyarakat Bruno.

Kegiatan inti diisi dengan dua materi. Materi pertama disampaikan oleh dr. Silananda Cahya dengan tema “Tips dan Trik Menghadapi Puasa Ramadan”. Dalam pemaparannya, dr. Silananda menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik selama Ramadan. Ia menyampaikan, “Puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik agar ibadah dapat dijalankan secara optimal.”

Materi kedua disampaikan oleh Ustadz H. Nashrudin, M.Si. dengan tema “Tarhib Ramadan”. Dalam ceramahnya, Ustaz Nashrudin mengajak jamaah untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kesadaran dan kesungguhan. Ia mengutip hadis tentang ancaman bagi orang yang menjumpai bulan Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan Allah Swt.

Ustaz Nashrudin menyampaikan secara langsung, “Sungguh merugi orang yang bertemu dengan bulan Ramadan hingga berlalu, tetapi dosanya tidak diampuni oleh Allah.” Selain itu, ia juga menjelaskan hadis tentang keutamaan orang-orang yang berpuasa, yakni dijanjikan ampunan dosa oleh Allah Swt.

Lebih lanjut, Ustaz Nashrudin menjelaskan definisi tarhib Ramadan sebagai upaya menumbuhkan rasa takut sekaligus harap agar umat Islam mempersiapkan diri secara maksimal dalam menyambut Ramadan. Ia juga meluruskan pemahaman dalil puasa Ramadan, bahwa kewajiban puasa secara utuh ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185, bukan hanya ayat 183 sebagaimana yang sering dipahami sebagian masyarakat.

Kegiatan Pengajian Ahad Legi dan Pelantikan PCNA Bruno ini berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari jamaah. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan spiritual umat Islam dalam menyambut Ramadan serta memperkuat peran organisasi otonom Muhammadiyah di tingkat cabang.

(Sabda Bintang Pratama)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button