
Tarhim (Tarawih Silaturahim) PCM Grabag Putaran 4 Hadirkan Bapak Suryadi, S.Kep.Ners. sebagai Penceramah
Purworejo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grabag Kabupaten Purworejo kembali menyelenggarakan kegiatan Tarhim (Tarawih Silaturahim) putaran ke-4 pada Ahad, 1 Maret 2026, bertempat di Masjid Al Ustadz Patutrejo, Grabag. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCM Grabag beserta beberapa jajaran pengurus cabang dan disambut antusias oleh jamaah setempat.
Pada kesempatan tersebut, PCM Grabag menghadirkan Bapak Suryadi, S.Kep.Ners.Ketua MKU PCM Grabag sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema “Berinfak di Jalan Allah” sebagai salah satu kunci datangnya rezeki dan keberkahan hidup, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Mengawali materi, beliau menyampaikan bahwa di antara kunci-kunci rezeki yang diajarkan dalam Islam adalah gemar berinfak di jalan Allah. Pembahasan tersebut beliau uraikan dalam dua poin utama, yakni pengertian berinfak dan dalil syar’i bahwa berinfak termasuk kunci rezeki.
Beliau membacakan firman Allah SWT dalam Surah Saba ayat 39:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Saba’: 39)
Mengutip penjelasan Syaikh Ibnu Asyur, beliau menjelaskan bahwa yang dimaksud infak dalam ayat tersebut adalah infak yang dianjurkan dalam agama, seperti membantu fakir miskin dan mendukung perjuangan di jalan Allah.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan penafsiran Al-Hafizh Ibnu Katsir bahwa sekecil apa pun harta yang diinfakkan sesuai perintah Allah, niscaya akan diganti oleh Allah di dunia dan diberi pahala di akhirat. Hal ini dikuatkan dengan sabda Rasulullah SAW:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidaklah para hamba berada di pagi hari, melainkan pada pagi itu terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak,’ dan yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.’” (HR. Muslim No. 2984)
Dalam tausiyahnya, beliau juga menyampaikan kisah inspiratif tentang seorang pemilik kebun yang disirami hujan atas perintah Allah karena kebiasaannya membagi hasil kebunnya menjadi tiga bagian: sepertiga untuk disedekahkan, sepertiga untuk kebutuhan keluarga, dan sepertiga untuk modal tanam kembali. Kisah ini menjadi pelajaran bahwa keberkahan harta terletak pada kedermawanan dan kepedulian sosial.
Melalui materi tersebut, jamaah diajak untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ibadah, memperbanyak infak dan sedekah, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Acara Tarhim ditutup dengan ramah tamah bersama jamaah Masjid Al Ustadz serta pentasyarufan tali asih kepada para penerima manfaat dari KL LAZISMU Grabag sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah di bulan suci.
Tarhim putaran berikutnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 di Masjid Al Ikhlash, Ranting Muhammadiyah Harjobinangun.
Dengan kegiatan Tarhim ini, PCM Grabag berharap semangat dakwah, silaturahim, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menghadirkan Islam yang berkemajuan.
(Triyono)



