Agama

Semarak Tarawih Malam 15 Ramadhan 1447 H PCM Bagelen di Masjid Al-Islah Nur Sokoagung

Purworejo – Kegiatan Tarawih Silaturahim Malam ke-15 Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen berlangsung khidmat pada Selasa malam, 3 Maret 2026, di Masjid Al-Islah Nur, Sokoagung. Jamaah dari unsur pimpinan dan warga Muhammadiyah serta masyarakat sekitar memadati masjid untuk melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Bertindak sebagai imam dan penceramah, Ustadz H. Dandung Danadi menyampaikan kultum bertema “Kebahagiaan dalam Beribadah walaupun Berat.” Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa ibadah secara hakiki memang menuntut pengorbanan, kesungguhan, dan pengendalian diri. Rasa lelah, kantuk, serta perjuangan melawan hawa nafsu merupakan bagian dari proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Namun di balik rasa berat tersebut, tersimpan kebahagiaan batin yang lahir dari kedekatan dengan Allah serta keyakinan akan nilai pahala yang dijanjikan.

Puasa Ramadhan menjadi contoh konkret bagaimana seorang mukmin dilatih untuk tetap taat dalam kondisi yang tidak selalu mudah. Menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari bukan sekadar latihan fisik, melainkan pendidikan ruhani yang menghadirkan kepuasan spiritual dan rasa syukur yang mendalam.

Dalam penjelasannya, disampaikan pula hikmah sosial puasa Ramadhan. Pertama, puasa menghadirkan kesetaraan; orang kaya, pejabat, dan rakyat biasa merasakan lapar dan dahaga yang sama sehingga sekat sosial mencair dalam pengalaman spiritual yang setara. Kedua, puasa menumbuhkan empati terhadap sesama, khususnya kaum dhuafa, karena pengalaman menahan lapar menjadi sarana memahami penderitaan orang lain. Ketiga, puasa melatih disiplin waktu, ketertiban, serta konsistensi dalam menjalankan ketaatan.

Mengakhiri tausiyahnya, ditegaskan bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak berhenti saat bulan suci berakhir. Spirit kesetaraan, empati, dan disiplin yang telah dilatih melalui puasa hendaknya dibawa dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebahagiaan beribadah terus berlanjut dalam seluruh aspek kehidupan.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button