Agama

“KIAMAT” (Kajian Rutin Malam Jumat) Pemuda Muhammadiyah Bruno yang Terus Hidup Sejak 2021

Pemuda Muhammadiyah Bruno kembali menggelar kegiatan KIAMAT (Kajian Rutin Malam Jum’at) pada Malam Jumat Pahing atau Kamis, 20 November 2025. Kajian yang dimulai setelah shalat isya ini telah berjalan rutin sejak tahun 2021 dan diikuti oleh pemuda serta anggota Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Bruno. Kegiatan yang diprakarsai oleh PCPM Bruno ini memiliki tujuan utama mempererat silaturahmi pemuda, memperdalam pemahaman keislaman, melakukan koordinasi program, serta menyampaikan berbagai informasi kegiatan Muhammadiyah mulai tingkat cabang hingga daerah. Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan senantiasa terhubung dengan nilai-nilai agama dan perkembangan gerakan Muhammadiyah di wilayah Bruno.

Ketua Umum PCPM Bruno, Fisun Fahnani, menyampaikan bahwa kegiatan KIAMAT ini pertama kali dimulai tahun 2021 yang saat itu dilakukan secara bergilir dari rumah ke rumah. Pertemuan perdana hadir 6 orang sampai pada pertemuan yang ke empat. Setelahnya terus bertambah belasan sampai puluhan pemuda hadir mengikuti kajian. Baru kemudian pada tahun 2023 kajian difokuskan bertempat di Masjid Daarul Arqom Kamasan, Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini bukan sekadar forum kajian, tetapi juga ruang berkumpul yang hangat bagi para pemuda. Dalam keterangan lanjutan, ia menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi tempat interaksi sosial yang positif dan produktif.

“Kegiatan ini adalah tempat berkumpulnya para pemuda untuk ngopi bareng sembari mengkaji dan memperdalam agama serta berdiskusi tentang masalah-masalah terkini. Setiap pertemuan kami lakukan secara Tematik, jika satu pertemuan belum cukup maka pertemuan selanjutnya masih membahas tema yang sama, begitu seterusnya sampai dirasa cukup” ujarnya.

Keberlangsungan kegiatan sejak tahun 2021 hingga hari ini menunjukkan adanya kebutuhan ruang dialog dan penguatan spiritual bagi pemuda Muhammadiyah di Kecamatan Bruno. Mereka tergerak untuk kembali menambah bekal moral dan wawasan agama yang dulunya tidak sempat mereka rasakan agar mampu menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.

“Melihat dari latar belakang teman-teman kami yang sebagian dulunya hanya tamatan SMP terus merantau, pulang dari perantauan lalu menikah di usia muda, dan sekarang sudah menjadi kepala keluarga untuk istri dan anak-anak mereka. Tentu kami perlu bareng-bareng belajar, tukar ilmu dan pengalaman. Yang punya lebih dibagikan, yang kurang kita berusaha untuk mencukupkan.”, tambah Fahnani, yang pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Tempuran, Kabupaten Magelang.

Sabda Bintang Pratama, selaku Wakil Ketua PCPM Bruno Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa KIAMAT merupakan salah satu upaya PCPM Bruno dalam membina spiritualitas pemuda dan calon generasi muda, terutama di era modern yang penuh tantangan.

“Kegiatan ini adalah upaya PCPM Bruno untuk terus menjaga para pemuda agar senantiasa mempelajari dan dekat dengan agama Islam di era modern seperti sekarang ini, kami bahas apa yang kami tahu, kami niatkan untuk kebermanfaatan bersama,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan KIAMAT biasanya diawali dengan pembukaan, dilanjutkan murojaah surat-surat pilihan, penyampaian materi kajian agama secara tematik, dialog pemuda, pembaruan informasi kegiatan organisasi, hingga musyawarah kecil terkait rencana program. Suasana hangat dan santai dengan sajian kopi dan camilan ringan membuat kegiatan ini semakin diminati oleh jamaah, khususnya generasi muda yang ingin mendapatkan pemahaman agama secara moderat, terbuka, dan berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah.

Kegiatan KIAMAT yang terus berjalan hingga tahun 2025 menunjukkan komitmen PCPM Bruno untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, religius, dan responsif terhadap perubahan zaman. Dengan konsistensi pelaksanaan selama empat tahun terakhir, kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi perkembangan spiritual dan intelektual pemuda Muhammadiyah di Kecamatan Bruno.

“Kegiatan ini sangat membantu bagi pribadi saya untuk bisa memperdalam ilmu, pembahasannya berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits, ditambah pendukungnya seperti HPT dan lainnya”, tanggapan dari salah satu jamaah yang hadir.

“Senang dan insyaallah manfaat. Dulu saya hanya belajar ngaji membaca Al-Qur’an, cara sholat, dan bacaannya saja, tapi di forum ini kami ditunjukkan dalil-dalil pendukungnya bahka cara menerjemahkannya. Barangkali kalau saya harus sekolah lagi atau kejar paket sudah tidak bisa, sudah tua, belum tentu ada pembahasan seperti ini di sekolah. Ini tinggal luruskan niat, hadir, dapet ilmu, gratis”, ujar jamaah yang lain.

Melalui ruang kajian, diskusi, dan silaturahmi ini, Pemuda Muhammadiyah Bruno berharap para anggotanya mampu menjadi Pemimpin untuk dirinya sendiri dan keluarga. Pemuda yang selalu menjaga nalar positif, turut berperan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan dan pencerahan di tengah masyarakat.

(Sabda Bintang Pratama)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button