Pendidikan

51 Siswa Kelas VI SDMU Ikuti Ujian Tasmi’ Juz 30 Untuk Menguatkan Komitmen Unggul Bersama Al Quran

Purworejo – Sebanyak 51 murid kelas VI SD Muhammadiyah Purwodadi Kabupaten Purworejo mengikuti Ujian Tasmi’ Juz 30 pada Sabtu, 26 Sya’ban 1447 H yang bertepatan dengan 14 Februari 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid At-Taqwa Kampus SD Muhammadiyah Purwodadi atau yang akrab disebut SDMU.

Peserta ujian merupakan murid dari Kelas VI Al Fattah dan Kelas VI Al Hafidz. Seluruh murid hadir bersama orang tua masing-masing dalam pembukaan ujian, sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi putra-putri mereka yang akan menyimakkan hafalan Juz 30 di hadapan para guru penguji.

Kepala SD Muhammadiyah Purwodadi, Agus Amin Fadillah dalam sambutannya berpesan agar para siswa senantiasa menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, tidak hanya saat menghadapi ujian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pembelajaran Al-Qur’an telah menjadi program unggulan sekolah sejak kelas I.

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Hadis Nabi ini menjadi landasan kami dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai prioritas utama pembelajaran di SDMU. Sebelum belajar mata pelajaran yang lain, Al-Qur’an yang didahulukan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar semangat mencintai dan menghafal Al-Qur’an terus berlanjut hingga jenjang pendidikan berikutnya. Menurutnya, menjaga hafalan merupakan tanggung jawab jangka panjang yang membutuhkan komitmen dan keistiqamahan.

“Yakinlah bahwa Allah akan memberikan rahmat bagi penjaga Al-Qur’an dan memuliakannya. Teruslah membaca dan menghafal, di mana pun kalian belajar nanti,” tuturnya memberi motivasi.

Secara tidak langsung, Kepala Sekolah juga menekankan bahwa Ujian Tasmi’ bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan bagian dari ikhtiar membentuk karakter Qurani pada diri siswa. Ia berharap para orang tua turut mendampingi dan menjaga suasana rumah yang kondusif bagi keberlanjutan hafalan anak-anak mereka.

Di sela-sela pembukaan, perwakilan dari SMP Muhammadiyah Purwodadi dan Pondok Pesantren Darul Arqam SMP Muhammadiyah Jono Bayan mendapat kesempatan untuk menyosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Para murid kelas VI menerima penjelasan mengenai profil sekolah, program unggulan, serta tata cara pendaftaran.

Perwakilan SMP Muhammadiyah Purwodadi menjelaskan bahwa pihaknya membuka berbagai program penguatan karakter dan akademik yang terintegrasi dengan pembinaan keislaman. Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Darul Arqam memaparkan sistem pendidikan berbasis pesantren yang memadukan kurikulum formal dan tahfiz Al-Qur’an.

Setelah acara pembukaan, peserta ujian diarahkan menuju ruangan masing-masing untuk melaksanakan tasmi’. Para siswa diminta menyimakkan hafalan Juz 30, mulai dari Surah An-Naba’ hingga Surah An-Naas, di hadapan guru penguji sesuai jadwal yang telah dibagikan pada lampiran undangan.

Panitia menyiapkan delapan ruangan untuk pelaksanaan ujian yang dibagi dalam tiga sesi di Gedung SDMU sebelah barat. Pengaturan ini dilakukan agar proses tasmi’ berjalan tertib, fokus, dan maksimal. Peserta dihimbau menyesuaikan jadwal dengan baik serta mempersiapkan diri secara optimal.

“Anak-anak diharapkan memaksimalkan proses Ujian Tasmi’ Juz 30 ini sehingga bisa memperoleh nilai Mumtaz,” ujar salah Agus Riyanto selaku Ketua Panitia.

Dengan terselenggaranya Ujian Tasmi’ Juz 30 ini, SDMU kembali meneguhkan komitmennya dalam membina generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting menjelang kelulusan siswa kelas VI, sekaligus peneguhan tradisi Al-Qur’an yang telah dibangun sejak dini di lingkungan sekolah.

(A.A. Fadillah)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button