
Bahas Hakikat Haji, PCM Bagelen Gelar Pengajian di SMP Muhammadiyah Bagelen
PURWOREJO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen bersama Lazismu menggelar Pengajian Ahad Pagi di lingkungan SMP Muhammadiyah Bagelen, Ahad (5/7/2026) bertepatan 20 Muharram 1448 H. Kajian ini mengupas tuntas hakikat ibadah haji serta hikmah kepasrahan dari perjalanan hidup Nabi Ibrahim AS.
Ustadz Ramzy Hizbillah yang bertindak sebagai pemateri menegaskan, niat atau ta’abbud (penghambaan) adalah kunci utama yang membuat sebuah amalan dinilai sebagai ibadah. Ia mencontohkan pentingnya niat ini melalui analogi ibadah puasa.
Seseorang yang menahan lapar dan haus dari fajar hingga magrib tidak akan bernilai ibadah jika tujuannya murni sekadar diet, bukan karena Allah SWT.
”Secara syariat, haji bukan sebatas bermaksud menuju suatu tempat. Tapi ibadah kepada Allah dengan menuju Baitullah untuk melaksanakan amalan tertentu pada waktu tertentu,” jelas Ramzy.
Ramzy juga mengulas sejarah pensyariatan haji. Ia menyinggung riwayat saat Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat mengenai apakah haji wajib dilakukan setiap tahun. Saat itu, Rasulullah memilih diam sampai dua kali.
Menurut Ramzy, sikap Nabi tersebut merupakan pesan tegas agar umat Islam tidak mempersulit diri dengan pertanyaan-pertanyaan yang berlebihan. Jika saat itu Nabi menjawab “iya”, ibadah haji akan berstatus wajib tiap tahun dan dipastikan umat tidak akan mampu memikulnya.
Teladan Tawakal Siti Hajar
Memasuki bagian kedua kajian, materi difokuskan pada sejarah keluarga Nabi Ibrahim AS, Siti Sarah, dan Siti Hajar. Fokus utama tertuju pada momen saat Nabi Ibrahim harus meninggalkan Hajar dan bayinya, Ismail, di lembah Makkah yang tandus tanpa air dan kehidupan.
Hajar yang hanya dibekali sebungkus kurma dan seteko air sempat bertanya berkali-kali kepada Ibrahim yang beranjak pergi. Pertanyaan tersebut baru berhenti ketika Hajar menanyakan apakah kepergian itu murni perintah Allah.
Begitu Ibrahim mengiyakan, kepanikan Hajar seketika berubah menjadi keteguhan iman. Ia meyakini bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hidup mereka.
Kisah tawakal Hajar di tengah kondisi yang sangat sulit inilah yang ditekankan Ramzy sebagai hikmah terdalam dari ibadah haji.
Pengajian Ahad Pagi yang berlangsung pukul 06.00 hingga 07.15 WIB ini berjalan lancar. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin PCM Bagelen yang bertujuan untuk terus membina dan memperkuat pemahaman keagamaan warga sekitar.
Kontributor: Epin Hidayat



