Agama

Hidupkan Tradisi Keilmuan Islam Klasik; PCM Pituruh Khatamkan Kajian Kitab Ayyuhal Walad Karya Imam Ghazali

Purworejo — Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pituruh kembali digelar pada Ahad, 7 Desember 2025 bertempat di Masjid Darul Mukhlisin, kompleks Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Purworejo. Kegiatan dimulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dan dihadiri oleh anggota PCM Pituruh, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pituruh, jamaah masjid, serta masyarakat umum.

Pada kesempatan tersebut, materi kajian disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren MBS Purworejo, Al Ustadz Ali Asghor Al Husein, S.Ag. Dengan metode penyampaian yang berbeda, Ustadz Husein tidak hanya menyampaikan materi tematik sebagaimana pada umumnya, namun menyajikan kajian berbasis kitab klasik (kitab kuning), yaitu Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali. Kitab tersebut membahas tema tasawuf secara komprehensif dan menjadi objek kajian berseri sejak tahun 2024.

Tradisi mengkaji kitab kuning ini mendapat sambutan hangat dari jamaah karena dianggap menjadi bagian penting dari khazanah keilmuan Islam serta warisan tradisi ulama pendiri persyarikatan Muhammadiyah. Kajian ini dinilai sebagai upaya melestarikan tradisi keilmuan Islam klasik yang telah menjadi rujukan ulama Muhammadiyah dalam menentukan hukum dan kebijakan keagamaan, baik dalam ranah ibadah maupun muamalah.

Setelah melalui rangkaian pertemuan selama lebih dari satu tahun, PCM Pituruh akhirnya berhasil mengkhatamkan kajian kitab Ayyuhal Walad. Kajian ditutup dengan penyampaian pesan terakhir Imam Al-Ghazali dan doa yang tercantum dalam kitab sebagai nasihat spiritual bagi jamaah.

Ustadz Husein menegaskan bahwa tujuan utama kajian tasawuf bukan semata memperkaya wawasan keislaman, tetapi juga sebagai sarana penyucian hati agar umat Islam mampu menghiasi diri dengan akhlak mulia dan terhindar dari sifat tercela.

Pengajian ditutup dengan pembacaan doa bersama serta ramah tamah antarjamaah. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat ukhuwah dan menjadi sarana dakwah yang konsisten bagi PCM Pituruh dalam membina umat.

(Diyah Fitri)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button