
PDA Purworejo Gelar Turba ke PCA Bagelen, Perkuat Sinergi Program dan Persiapan Milad ‘Aisyiyah
Purworejo – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Purworejo melaksanakan kegiatan turun ke bawah (Turba) ke Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Bagelen pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan organisasi antara pimpinan daerah dan pimpinan cabang.
Turba tersebut dihadiri oleh tim dari PDA Purworejo yang terdiri dari Sri Wuntat Mawati, S.Sos selaku Sekretaris PDA Purworejo, Nur Rofiqoh, S.Pd selaku Bendahara PDA Purworejo, serta Fajar Mulyatsih yang mewakili Majelis Kesehatan PDA Purworejo. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para pengurus PCA Bagelen serta para guru dari Amal Usaha ‘Aisyiyah yang berada di wilayah Bagelen.
Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183–187 yang dipimpin oleh Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PCA Bagelen, Sayidah Sholihah. Tadarus tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi pembuka yang penuh makna, terlebih ayat yang dibaca berkaitan dengan kewajiban puasa di bulan Ramadan yang sarat dengan pesan spiritual dan penguatan keimanan.
Dalam sambutannya, Sri Wuntat Mawati, S.Sos menyampaikan beberapa program strategis yang sedang dan akan dilaksanakan oleh PDA Purworejo. Salah satu fokus yang disampaikan adalah berbagai kegiatan dalam rangka menyongsong Milad ‘Aisyiyah yang akan diperingati pada bulan Mei mendatang. Ia mengajak seluruh PCA untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
Selain itu, Wuntat Mawati juga menjelaskan mengenai instrumen penilaian program organisasi yang perlu diisi oleh setiap PCA. Instrumen tersebut merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pemetaan program yang telah dijalankan oleh cabang, sehingga ke depan program ‘Aisyiyah dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Nur Rofiqoh, S.Pd selaku Bendahara PDA Purworejo menyampaikan informasi terkait berbagai lomba yang akan diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Milad ‘Aisyiyah. Ia menjelaskan bahwa lomba-lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah dan meningkatkan semangat berorganisasi di kalangan anggota ‘Aisyiyah. PCA diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya.
Pada kesempatan yang sama, Fajar Mulyatsih dari Majelis Kesehatan PDA Purworejo memaparkan sejumlah program kesehatan yang menjadi fokus majelis. Salah satu program yang ditekankan adalah program Desa Mandiri Sehat, yang bertujuan mendorong masyarakat untuk lebih sadar dan mandiri dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga.
Ia juga menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh Majelis Kesehatan PDA, seperti edukasi kesehatan, pendampingan masyarakat, serta berbagai upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Melalui program tersebut, diharapkan ‘Aisyiyah dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCA Bagelen juga menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PCA Bagelen. Berbagai program yang dilaporkan meliputi kegiatan keagamaan, pengajian rutin, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta peran aktif para guru di Amal Usaha ‘Aisyiyah dalam mendukung gerakan dakwah dan pendidikan.
Kegiatan Turba ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara PDA Purworejo dengan PCA Bagelen. Melalui pembinaan langsung seperti ini, diharapkan berbagai program organisasi dapat berjalan lebih optimal dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah, menambah kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara pimpinan daerah, pimpinan cabang, serta para guru Amal Usaha ‘Aisyiyah yang hadir dalam kegiatan tersebut.
(Sayidah Sholihah)



