
PDM dan PDA Purworejo Hadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 di UMKU
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Purworejo turut hadir dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan pada Sabtu, 22 November 2025 di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU). Kegiatan akbar tersebut menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menyampaikan amanat dan refleksi Milad Muhammadiyah ke-113 dengan menjelaskan pesan-pesan penting dalam kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 200–201.
Rombongan Purworejo dipimpin oleh Ketua PDM yaitu Drs. H. Pudjiono, diikuti Agus Amin Fadillah, S.E., M.M. (Sekretaris) , dan Nuhim, S.Pd (Wakil Sekretaris). Sementara dari PDA Purworejo hadir Wuntat Mawati, S.Sos., dan Dyah Ratnaningrum, S.Pd. Turut mendampingi pula dr. Tazkia Mawaddatina yang mewakili Direksi RSU Aisyiyah Purworejo.
Acara resepsi diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Suasana khidmat dan hangat tampak menyatu dalam rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah Dr. K.H. Tafsir, M. Ag. hingga amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Dalam pesannya, Prof. Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya keikhlasan, kesungguhan ikhtiar, dan orientasi umat dalam membangun kehidupan berbangsa.

“Ayat 200 dan 201 dari Surah Al-Baqarah mengajarkan kepada kita keseimbangan antara doa, usaha, dan orientasi hidup. Doa Rabbana aatinaa fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah bukan sekadar permohonan, melainkan panduan hidup agar umat berkemajuan mampu menghadirkan kebaikan di dunia sekaligus mempersiapkan akhiratnya,” ujar Prof. Mu’ti dalam amanatnya.
Ia menjelaskan, bahwa “Sekarang banyak welfare state namun belum mencapai well being. Oleh karena itu, upaya mencapai sejahtera yang sejati : lahir dan batin, serta dunia dan akhirat menjadi kebutuhan kita bersama. Itulah mengapa Milad Muhammadiyah ke-113 mengambil tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa”.
Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Muhammadiyah harus menjadi teladan dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global. Kita tidak boleh berhenti pada capaian hari ini, tetapi terus memperbarui komitmen melayani umat dan bangsa,” tuturnya.
Ketua PDM Purworejo, Drs. H. Pudjiono, menyampaikan bahwa kehadiran rombongan Purworejo merupakan wujud partisipasi aktif dalam menguatkan konsolidasi persyarikatan di tingkat wilayah.
“Kami hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap pemikiran strategis yang disampaikan dalam Milad ini. Pesan Prof. Mu’ti menjadi pengingat bahwa kerja persyarikatan harus terus terarah dan berorientasi kemaslahatan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PDA Purworejo, Wuntat Mawati, S.Sos., menilai refleksi Al-Baqarah 200–201 sangat relevan bagi gerakan perempuan Aisyiyah.
“Doa itu menegaskan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat, yang juga menjadi semangat kerja-kerja kemanusiaan Aisyiyah,” ungkapnya.
Komitmen memperkuat gerakan Muhammadiyah di berbagai lini pengabdian harus ditingkatkan. Rombongan Purworejo menyatakan siap meneruskan pesan Milad ke daerah, terutama dalam meningkatkan peran amal usaha serta memperkokoh dakwah pencerahan.
Dengan penuh harapan, perayaan Milad Muhammadiyah ke-113 di UMKU menjadi momentum memperbaharui semangat berkemajuan bagi warga Muhammadiyah seluruh Jawa Tengah, termasuk Purworejo, dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik, adil, dan berkeadaban.
(A.A. Fadillah)



