
Rapat PCM Bagelen Bahas Penguatan LazisMu dan Reputasi Digital
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Wisma PCM Bagelen. Rapat dihadiri Anggota Pleno (Tim 11) pimpinan cabang: Ketua Rohadi SE, Sekretaris H. Zumarudin, serta Bendahara H. Ahmad Zamroji, S.Pd. Hadir pula H. Putut Hartono, M.Pd., Ustadz Ikhwan, S.Pd.I., Ahmad Sugandi, serta jajaran LazisMu Bagelen: Sidik Promono, Khoirun Nisa, Isna, dan Tyasmoko.
Agenda utama mencakup dua pembahasan: penguatan Kelembagaan (KL) LazisMu Bagelen dan tindak lanjut Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi Muhammadiyah. Rapat juga dijadwalkan membahas perkembangan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM).
Pada sesi pertama, forum menetapkan H. Putut Hartono, M.Pd. sebagai Ketua LazisMu Bagelen menggantikan almarhum H. Muh Thoriq. Putut menyampaikan bahwa ia akan segera melakukan konsolidasi internal untuk mempercepat adaptasi struktur baru dan menyusun program lanjutan. Salah satu usulan yang mendapat perhatian ialah pengelolaan zakat dan infak sektor pertanian yang disampaikan H. Zumarudin.
Pembahasan kemudian berlanjut pada tindak lanjut pelatihan manajemen reputasi digital. H. Zumarudin menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi organisasi di tingkat cabang dan ranting.
“Kita harus bisa mempercepat pelatihan di tingkat PCM sebelum 9 Desember 2025,” ujarnya.
Epin Hidayat, yang ditunjuk mempresentasikan materi pelatihan, menjelaskan konsep branding, positioning, serta arah penguatan reputasi persyarikatan di era digital. Ia menekankan kewajiban setiap PCM untuk mengelola akun media sosial — Instagram, Facebook, TikTok, dan X/Twitter — secara mandiri, serta rutin memproduksi berita untuk situs resmi PDM Purworejo. Ia juga mendorong warga Muhammadiyah untuk aktif mendukung proses peliputan dan pembuatan konten digital.
Dalam sesi tersebut, Epin turut menampilkan panduan desain resmi organisasi, mencakup penggunaan logo, proporsi visual, pemilihan font, serta standar desain spanduk, kop surat, dan papan nama. Ia ditunjuk sebagai pengelola digital PCM Bagelen dan akan bekerja sama dengan kontributor dari AUM.
Rapat ditutup dengan doa Kafaratul Majelis. PCM Bagelen menyatakan kesiapan membentuk tim kreatif dengan dukungan PCPM Bagelen sebagai langkah menghadapi kebutuhan dakwah dan organisasi di era digital. Adapun pembahasan JATAM dijadwalkan ulang pada pertemuan berikutnya.
(Epin Hidayat)



