Agama

Tarawih Silaturahim Malam 27 Ramadan PCM Bagelen, H. Zumarudin Sampaikan Pesan Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Purworejo – Suasana khusyuk menyelimuti Mushola Ar Rahman, Kantor Kecamatan Bagelen, pada malam ke-27 Ramadan 1447 H. Puluhan jamaah mengikuti rangkaian Tarawih Silaturahim PCM Bagelen yang digelar di tengah malam-malam ganjil Ramadan, yang kerap diyakini sebagai waktu penuh keberkahan dan harapan meraih Lailatul Qadar.

Kegiatan tersebut diisi tausiyah oleh H. Zumarudin, S.PdI, yang juga bertindak sebagai imam salat tarawih. Selain dikenal sebagai dai di lingkungan masyarakat, H. Zumarudin juga menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang memperbanyak amal ibadah secara individual, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan menjaga hubungan baik antar sesama.

Pada kesempatan tersebut, H. Zumarudin menyampaikan pesan tentang empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga.

Pertama, orang yang gemar membaca Al-Qur’an, yaitu mereka yang tidak hanya melafalkan ayat-ayat suci, tetapi juga berusaha memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, orang yang memberi makan kepada mereka yang kelaparan. Ia menekankan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari ajaran Islam, terlebih pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.

Ketiga, orang yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Keempat, orang yang mampu menjaga lisannya, yakni menghindari perkataan yang menyakiti orang lain, seperti fitnah, gibah, maupun ucapan yang dapat memicu permusuhan.

Menurutnya, menjaga lisan menjadi semakin penting di era digital saat ini, ketika kata-kata dapat dengan mudah tersebar melalui berbagai media komunikasi.

Kegiatan Tarawih Silaturahim PCM Bagelen tersebut ditutup dengan doa bersama. Para jamaah berharap momentum malam-malam terakhir Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan sekaligus memperbaiki diri.

Selain sebagai sarana ibadah, Tarawih Silaturahim juga menjadi media mempererat ukhuwah dan kebersamaan warga Muhammadiyah serta masyarakat di wilayah Bagelen selama bulan suci Ramadan.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button