Pendidikan

69 Paket Bibit Aren dari PR IPM SMP Muhammadiyah Jono untuk Kampung Aren Keduren

PURWOREJO – Dalam rangka memperingati Milad ke-69 SMP Muhammadiyah Jono sekaligus menyemarakkan Festival Sains dan Al-Qur’an Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo, diwujudkan sebuah ikhtiar nyata melalui penyerahan dan penanaman 69 bibit aren untuk Kampung Aren di Desa Keduren dalam agenda Pengajian Akbar Hari BerMuhammadiyah dan Launching Keduren sebagai Kampung Aren pada Ahad (02/08/26).

SMP Muhammadiyah Jono telah berdiri sejak 1 Agustus 1957 yang sehingga pada tahun ini telah masuk usia yang ke 69. Angka 69 menjadi simbol usia pengabdian SMP Muhammadiyah Jono dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sementara bibit aren melambangkan harapan akan tumbuhnya generasi yang berakar kuat pada nilai-nilai Islam, memberi manfaat bagi masyarakat, serta menjaga kelestarian alam sebagai amanah Allah Swt. 69 paket ini terdiri dari 50 paket bibit aren dan sisanya sebagai dukungan biaya perawatan pertumbuhan tanaman.

Melalui gerakan ini, SMP Muhammadiyah Jono Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanam bukan hanya pohon, tetapi juga masa depan. Semoga setiap bibit yang tumbuh menjadi sumber kehidupan, keberkahan, dan kemakmuran bagi masyarakat Desa Keduren, sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi semua pihak yang terlibat.

Erlinda Windiastranti, M.Pd. Kepala Sekolah menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pendiri, tokoh Muhammadiyah, pimpinan Persyarikatan, guru, tenaga kependidikan, orang tua, alumni, serta seluruh pihak yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan doa demi kemajuan SMP Muhammadiyah Jono.

“Jejak perjuangan seluruh pihak yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan doa demi kemajuan SMP Muhammadiyah Jono menjadi fondasi kokoh bagi langkah kita hari ini, Memasuki usia ke-69, kami bertekad untuk terus melakukan inovasi dalam pembelajaran, memperkuat pendidikan karakter, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman melalui sinergi dengan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo,” ungkap Erlinda.
Lanjutnya, lembaga pendidikan ini ingin menghadirkan lulusan yang unggul dalam prestasi, kuat dalam iman, luhur dalam akhlak, dan siap menjadi kader Persyarikatan, pemimpin umat, serta warga bangsa yang membawa kemajuan.

Proses penyerahan bibit diwakili oleh Santri Jamaludin Jet Jundullah Ketua PR IPM SMP Muhammadiyah Jono Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo. Melalui kegiatan itu, para santri diajak mempraktikkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai implementasi ajaran Islam.

Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata ibadah, rasa syukur, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Sebatang pohon yang ditanam hari ini adalah investasi kehidupan yang manfaatnya akan dirasakan oleh banyak makhluk, bahkan hingga generasi yang akan datang.

Islam mengajarkan bahwa setiap kebaikan yang menghadirkan manfaat adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir. Pohon yang tumbuh akan menghasilkan oksigen, memberikan keteduhan, menjaga sumber air, mencegah erosi, menjadi habitat bagi berbagai makhluk hidup, serta menghadirkan kesejukan bagi lingkungan. Selama manfaat itu terus dirasakan, insyaallah pahala bagi penanamnya pun terus mengalir.

DIsampaikan Direktur PPDA Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH dalam lingkungan pendidikan, menanam pohon juga memiliki makna pembentukan karakter. Sebagaimana pohon membutuhkan tanah yang subur, air, sinar matahari, dan kesabaran untuk tumbuh, demikian pula seorang santri dan pelajar memerlukan ilmu, adab, kedisiplinan, serta istiqamah agar kelak menjadi pribadi yang kokoh akidahnya, luas ilmunya, dan besar manfaatnya bagi umat. Karena itu, setiap pohon yang kita tanam hendaknya menjadi pengingat bahwa tugas kita bukan hanya meraih kesuksesan pribadi, tetapi juga meninggalkan warisan kebaikan bagi sesama.

“Semoga gerakan menanam pohon ini menjadi budaya yang terus hidup, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan melahirkan generasi Muhammadiyah yang berkemajuan, berakhlak mulia, serta menjadi rahmat bagi semesta alam. Hari ini kita menanam pohon, sesungguhnya kita sedang menanam harapan, menumbuhkan peradaban, dan mewariskan kehidupan untuk masa depan.”

Selain agenda partisipasi dalam Pengajian Akbar dan Launching Keduren sebagai Kampung Aren ini, SMP Muhammadiyah Jono Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo telah melaksanakan beragam rangkaian agenda awal tahun ajaran 2026/2027 dimulai dengan adanya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Pondok Terpadu yang ditutup puncaknya dengan agenda Fun Camp, Pengukuhan PR IPM SMP Muhammadiyah Jono Putra – Putri dan agenda pendukung lainnya yang mendukung proses pendidikan yang terpadu selama 24 jam yang berupa bermacam-macam agenda dan program lainnya sebagai bentuk komitmen lembaga mewujudkan generasi yang cerdas, terampil, berakhlaqul karimah dan berkemajuan.

Kontributor: A.M. Mudani

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button