Agama

Pererat Ukhuwah, PCPM Bagelen Gelar Taraweh Silaturahim di Mushola Al Hidayah Bedug

Purworejo – Semangat dakwah Ramadhan terus digelorakan oleh pemuda Muhammadiyah di tingkat akar rumput. Memasuki sepuluh malam terakhir bulan suci, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Bagelen menggelar agenda safari dakwah dalam kegiatan taraweh silaturahim PCPM Bagelen di Mushola Al Hidayah, Dusun Bedug, Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada malam ke-25 Ramadhan 1447 H /13 Maret 2026.

Kegiatan taraweh silaturahim PCPM Bagelen tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang dipimpin oleh Imam Arsyad Mujahid Ramadhan. Suasana khusyuk terasa ketika lantunan ayat-ayat Al-Qur’an menggema di dalam mushola yang dipenuhi jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran para kader muda Muhammadiyah ini membawa energi tersendiri bagi jamaah. Selain mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat, momentum taraweh silaturahim PCPM Bagelen juga menjadi ruang silaturahim yang hangat antara generasi muda dengan warga.

Dalam sesi kultum, Adam Ibnu Rosyid menyampaikan tausiyah bertema “Renungan di Penghujung Ramadhan.” Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan sisa hari Ramadhan sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus menumbuhkan empati sosial terhadap sesama.
“Ramadhan tidak hanya mengajarkan kita menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih hati agar lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Di penghujung Ramadhan ini, mari kita perbanyak amal dan memperbaiki diri,” ungkapnya di hadapan jamaah dalam rangkaian taraweh silaturahim PCPM Bagelen.

Sementara itu, Ketua PCPM Bagelen menjelaskan bahwa kegiatan safari dakwah ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus pendekatan langsung kepada masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, melalui program taraweh silaturahim PCPM Bagelen, para kader tidak hanya hadir sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai pelayan umat yang siap mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin pemuda Muhammadiyah hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan formal organisasi, tetapi juga dalam kehidupan keagamaan sehari-hari,” ujarnya.

Selain memperkuat ukhuwah, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi antara Pemuda Muhammadiyah dengan takmir masjid dan mushola dalam berbagai program dakwah serta pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan taraweh silaturahim PCPM Bagelen di Mushola Al Hidayah malam itu ditutup dengan ramah tamah dan diskusi ringan antara para pemuda dengan tokoh masyarakat setempat. Meski malam semakin larut, suasana kebersamaan yang terbangun menunjukkan bahwa dakwah yang humanis dan dekat dengan masyarakat selalu mendapat tempat di hati umat.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button