Agama

Pengajian Ahad Pagi Masjid Al Muslimun Aglik: Muhasabah Diri Menyongsong Tahun Baru Islam

PURWOREJO – Lebih dari 300 jamaah Muhammadiyah, Aisyiyah, dan warga sekitar menghadiri Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan di Masjid Al Muslimun Aglik, Ranting Muhammadiyah Aglik, PCM Grabag, Ahad (7/6/2026) bertepatan dengan 21 Dzulhijjah 1447 H.

Pengajian yang mengangkat tema “Melepas Dzulhijjah, Menyongsong Muharram dengan Muhasabah Diri” menghadirkan pemateri Ustadz H. Nasrudin, M.Si., Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PDM Purworejo.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Nasrudin mengajak jamaah untuk menjadikan pergantian bulan dari Dzulhijjah menuju Muharram sebagai momentum evaluasi diri dan perbaikan amal. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang telah dianugerahkan Allah SWT sebagaimana pesan yang terkandung dalam Surat Al-‘Asr.

Menurut beliau, terdapat empat golongan manusia yang merugi dalam menjalani kehidupannya.

“Pertama, orang yang bertambah usia tetapi tidak bertambah ilmunya. Kedua, bertambah usia dan ilmu, tetapi tidak bertambah amalnya. Ilmu tanpa amal ibarat pohon yang tidak berbuah,” jelasnya.

Golongan ketiga adalah mereka yang bertambah usia dan ilmu namun tidak meningkat amal maupun ibadahnya. Sedangkan golongan keempat adalah mereka yang bertambah usia, ilmu, dan amal, tetapi tidak mendapatkan hidayah dari Allah SWT.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya membaca Surat Al-Fatihah yang setiap hari dibaca minimal 17 kali dalam salat wajib. Menurutnya, di dalam surat tersebut terdapat doa yang sangat mendasar bagi kehidupan seorang muslim, yaitu permohonan petunjuk kepada Allah SWT melalui ayat “Ihdinash Shirathal Mustaqim” (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus).

Memasuki bulan Muharram, Ustadz Nasrudin mengajak jamaah untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan ibadah, amal saleh, dan ketakwaan.

Beliau juga menjelaskan bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam Islam, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Pada bulan Muharram terdapat amalan yang sangat dianjurkan, yaitu Puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.

“Jadikan Muharram sebagai awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik, lebih dekat kepada Allah SWT, dan lebih bermanfaat bagi sesama,” pesannya.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Sebagai penutup, panitia membagikan berbagai doorprize kepada jamaah yang hadir, menambah semarak suasana kebersamaan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Grabag.

Kontributor: Triyono

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button