
“Kado Cinta” Jaminan Sosial Wujudkan Dakwah Kemanusiaan bagi 166 Guru PAUD
PURWOREJO – Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah yang dipusatkan di Alun-alun Purworejo berlangsung meriah, khidmat, dan sarat akan makna kepedulian. Mengusung tema besar “Mengokohkan Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Purworejo menerjemahkan tema tersebut ke dalam langkah nyata: memberikan perlindungan dan memuliakan para pendidik di Amal Usaha Aisyiyah (AUA).
Puncak acara ini menjadi momen bersejarah dengan hadirnya sejumlah tokoh penting, pejabat tinggi negara, serta perwakilan pemerintah daerah yang turut mendukung ekosistem pendidikan Aisyiyah. Turut hadir langsung dalam momen istimewa ini perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, yakni Andie Megantara selaku Sekretaris Kementerian, dan Dyah Tri Kumolosari selaku Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat.
Selain itu, hadir pula Muttaqien, S.S., MPH., AAK., selaku Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi PME. Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, dukungan penuh diberikan dengan kehadiran Agung Nugroho (Direktur Kepesertaan), Hendra Nopriansyah (Deputi Korporasi dan Institusi), beserta jajaran pejabat teras BPJS Ketenagakerjaan lainnya. Rombongan tokoh nasional ini semakin lengkap dengan kehadiran Machhendra Setyo Atmaja, selaku Komisaris Bank Syariah Nasional
Dukungan kuat dari pemerintah daerah setempat juga ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudie Agung Prihatno, S.S.TP., M.M., yang turut membersamai momentum apresiasi bagi para pendidik ini.
Kado Cinta untuk Pahlawan Pendidikan
Kehadiran para pemangku kebijakan di Alun-alun Purworejo ini bukan tanpa alasan. Mereka hadir untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam memberikan “Kado Cinta” kepada 166 orang guru PAUD Aisyiyah se-Kabupaten Purworejo. Kado istimewa tersebut berupa penyerahan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Langkah ini merupakan bentuk nyata perlindungan sosial bagi para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendidik tunas bangsa. Tidak hanya itu, Aisyiyah Purworejo juga memberikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada para guru yang telah menunjukkan dedikasi dan keikhlasannya mengabdi di Amal Usaha Aisyiyah selama lebih dari 20 tahun.
Ketua PDA Purworejo, Nur Ngazizah, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas terselenggaranya kolaborasi kebaikan ini. Menurutnya, program jaminan sosial ini adalah manifestasi dari upaya organisasi untuk terus memuliakan para guru.
“Kami berupaya keras untuk terus memuliakan pahlawan-pahlawan pendidikan kita. Oleh karena itu, kami mewakili Pimpinan Daerah Aisyiyah Purworejo mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat beserta seluruh jajarannya, serta semua pihak yang telah bersinergi mewujudkan perlindungan ini,” ungkap Nur Ngazizah.
Dakwah Kemanusiaan Melalui Jaminan Sosial
Pemberian jaminan ketenagakerjaan bagi ratusan guru PAUD ini sangat relevan dengan tema Milad ke-109 Aisyiyah. Dakwah kemanusiaan tidak hanya terbatas pada bantuan karitatif, melainkan juga mencakup advokasi dan penyediaan perlindungan sosial yang berkelanjutan (sustainable).
Sinergi dan kolaborasi antara Aisyiyah, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, DJSN, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Syariah nasional dan Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo ini membuktikan bahwa mewujudkan perdamaian bisa dimulai dari memberikan rasa aman dan ketenangan batin (peace of mind) bagi para pendidik. Dengan adanya jaminan sosial, para guru PAUD Aisyiyah diharapkan dapat mengajar dengan lebih tenang, sejahtera, dan terlindungi dari berbagai risiko kerja.
Melalui momentum Milad ke-109 ini, Aisyiyah Purworejo telah mencontohkan praktik baik bagaimana spirit Al-Ma’un diwujudkan di era modern. Memuliakan guru bukan sekadar untaian kata, melainkan diwujudkan dalam kolaborasi strategis yang mengangkat harkat, martabat, dan kesejahteraan mereka, demi kokohnya dakwah kemanusiaan yang membawa perdamaian.
(A.M. Musdani)



