
Dikawal Berlapis hingga Makkah: Langkah Pasti 83 Jamaah Haji Muhammadiyah Purworejo Bertolak ke Tanah Suci
PURWOREJO – Suasana haru dan lantunan talbiyah memecah keheningan Subuh di Pendopo Kabupaten Purworejo, Senin (1 Zulhijah 1447 H / 18 Mei 2026 M). Calon jamaah haji Kloter 24 yang berjumlah 348 —termasuk 83 tamu Allah dari keluarga besar KBIHU Muhammadiyah Al-Mukhlisin—kini resmi memulai perjalanan suci mereka menuju Tanah Haram melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Sejak pukul 03.30 WIB dini hari, para jamaah sudah berkumpul. Mereka merajut kekompakan dengan menunaikan shalat Shubuh berjamaah sebelum bus perlahan bergerak tepat pada pukul 05.30 WIB. Keberangkatan Kloter 24 ini merupakan bagian dari gelombang besar pelepasan haji yang memberangkatkan total 755 jamaah dari Purworejo tahun ini, setelah sebelumnya dilepas oleh Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, S.H.
Suasana Haru dan Solidaritas Jamaah
Di antara lautan manusia dan isak tangis bahagia keluarga yang mengantar, rombongan KBIHU Al-Mukhlisin melangkah dengan mantap. Semula, rombongan ini berjumlah 84 orang. Namun, takdir indah Allah memanggil almarhumah Ibu Mufidah asal Kutoarjo sebelum jadwal keberangkatan tiba. Kepergian beliau turut menyisakan doa mendalam yang mengiringi langkah para jamaah lainnya.
Menjalani ibadah yang menguras fisik di negara orang tentu menimbulkan sedikit rasa was-was bagi keluarga di rumah. Namun, keraguan itu ditepis oleh matangnya persiapan. Di bawah komando dr. H. Kurbiyanto selaku Ketua Rombongan, seluruh jamaah dipastikan siap secara teori, praktik, hingga mental.
Pengawalan Berlapis di Tanah Suci
Lebih dari itu, warga Muhammadiyah patut bersyukur dan berbangga memiliki jaringan persyarikatan yang begitu solid. Setibanya di Makkah nanti, jamaah tidak dilepas begitu saja. Mereka akan langsung disambut oleh PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) Makkah.
Bahkan, ada dua pengurus KBIHU yang berhaji tahun ini, yakni H. Hamidi dan H. Imam Bukhori, ditambah kehadiran Ramzy Hizbillah—mahasiswa Universitas Malik Kholid Arab Saudi sekaligus putra Ketua KBIHU Al-Mukhlisin H Dandung Danadi. Pengawalan berlapis ini menjadi jaminan kenyamanan ekstra di Tanah Suci.
Bimbingan Profesional dan Tradisi Tarwiyah
Melihat rapi dan solidnya keberangkatan hari ini, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ibadah haji butuh bekal ilmu dan pendampingan yang sejalan dengan sunnah Rasulullah. KBIHU Muhammadiyah Al-Mukhlisin telah membuktikan komitmennya sebagai sahabat perjalanan yang ramah lansia, aman, dan penuh kekeluargaan.
Bagi warga Muhammadiyah dan umat Islam di Purworejo yang telah mendapatkan porsi haji, pintu bimbingan manasik di Gedung PDM Purworejo selalu terbuka lebar. Ruangan bimbingan ber-AC, memiliki 7 pembimbing bersertifikat profesional nasional, juga punya ciri khas: melaksanakan sunnah tarwiyah, yaitu mabit di Mina pada tanggal 8 malem 9 Dzulhijjah, sebelum menuju ke Arafah pada pagi harinya.
Pantau terus laporan terkini dan terlengkap setiap hari, kabar jemaah haji KBIHU Muhammadiyah Al-Mukhlisin Kloter 24, langsung dari Tanah Suci.
Kontributor: KBIHU Muhammadiyah Purworejo



