Agama

Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah Harjobinangun Angkat Keutamaan Bulan Muharram, Jamaah Nikmati Sayuran Gratis

PURWOREJO – Ranting Muhammadiyah Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi pada Ahad, 6 Muharram 1448 H bertepatan dengan 21 Juni 2026, bertempat di Masjid Al Ikhlash Harjobinangun. Kegiatan yang dihadiri jamaah dari berbagai kalangan ini menghadirkan Ustadz Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MRIKH, Direktur Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Purworejo, sebagai pemateri.

Dalam kajiannya, Ustadz Nurrosyid mengangkat tema “Keutamaan Bulan Muharram” dengan merujuk pada firman Allah SWT dalam Surat At-Taubah ayat 36 yang menjelaskan tentang adanya empat bulan mulia (asyhurul hurum) dalam kalender Hijriah. Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Beliau menjelaskan bahwa keempat bulan tersebut telah dimuliakan Allah SWT sejak zaman dahulu. Pada bulan-bulan itu umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan, karena pahala kebaikan dilipatgandakan dan dosa memiliki konsekuensi yang lebih besar.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejarah penetapan kalender Hijriah pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a. sekitar tahun 17 Hijriah. Para sahabat sepakat menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik awal penanggalan Islam karena hijrah menjadi tonggak penting lahirnya peradaban Islam.

Menariknya, meskipun Rasulullah SAW melaksanakan hijrah pada bulan Rabiul Awwal, tahun Hijriah justru dimulai dengan bulan Muharram. Para ulama menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa tekad dan persiapan hijrah mulai menguat setelah musim haji pada bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, Muharram dipandang sebagai momentum yang tepat untuk memulai lembaran baru dan semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Selain membahas keutamaan Muharram, pemateri juga mengajak jamaah meneladani semangat dakwah dan perbaikan sebagaimana terkandung dalam Surat Hud ayat 88, yang menegaskan pentingnya keikhlasan dalam melakukan perbaikan di tengah masyarakat serta senantiasa memohon pertolongan Allah SWT dalam setiap ikhtiar.

Suasana pengajian berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Jamaah tampak menyimak materi dengan seksama serta aktif mengikuti sesi tanya jawab yang disediakan panitia.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan semangat berbagi, setelah pengajian selesai panitia menyediakan sayuran gratis yang dapat diambil oleh seluruh jamaah. Program sederhana namun bermanfaat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan menjadi sarana mempererat ukhuwah di lingkungan Muhammadiyah Harjobinangun.

Melalui kegiatan rutin ini, Muhammadiyah Harjobinangun berharap nilai-nilai Islam yang berkemajuan semakin membumi di tengah masyarakat serta mampu menginspirasi umat untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Kontributor: Triyono

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button