
PCA Bayan Peringati Hari Ibu 2025: Mengajak Ibu Menjadi Rumah yang Dirindukan dan Bergerak dalam Bahagia serta Dakwah Berkemajuan
Purworejo — Ahad, 1 Rajab 1447 H yang bertepatan dengan 21 Desember 2025, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Bayan (PCA Bayan) turut ambil bagian dalam gerakan serentak ‘Aisyiyah se-Kabupaten Purworejo dalam rangka Peringatan Hari Ibu 2025. Kegiatan bertajuk “Senam Aisyiyah Bahagia, Outbound Ceria, dan Makan Bersama Penuh Kebahagiaan” ini dilaksanakan di PAUD Terpadu ‘Aisyiyah Jono.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia Outbound PCA Bayan, Ibu Rachmawati Fitria, S.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian acara dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan, bukan karena keterpaksaan. Ia juga berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi seluruh peserta.
Sebanyak ±40 peserta yang terdiri atas anggota PCA Bayan, kader ‘Aisyiyah lintas usia dari ranting, serta wali murid PAUD Terpadu ‘Aisyiyah Jono tampak antusias mengikuti kegiatan. Suasana hangat, ceria, dan penuh semangat kebersamaan sudah terasa sejak pagi hari, diawali dengan Senam Aisyiyah Bahagia sebagai simbol perempuan ‘Aisyiyah yang sehat, aktif, dan berjiwa gembira dalam menjalani peran kehidupan.
Momentum Hari Ibu dimaknai lebih dari sekadar peringatan simbolik. ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan berkemajuan mengajak para ibu untuk meneguhkan perannya sebagai tempat pulang dan rumah yang aman serta dirindukan bagi anak-anaknya.
Ketua PCA Bayan, Dra. Siti Istiqomah, menegaskan bahwa peran ibu semakin strategis di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Ibu adalah rumah pertama dan terakhir bagi anak-anaknya. Dari ibu lahir ketenangan, nilai, dan semangat hidup. ‘Aisyiyah mengajak para ibu menjadi sosok yang dirindukan, menjadi penyejuk dan penyemangat bagi anak-anak di zamannya,” tuturnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan outbound ceria yang dirancang untuk memperkuat kekompakan, rasa percaya, serta kerja sama antar kader. Tawa dan keceriaan peserta mencerminkan wajah dakwah ‘Aisyiyah yang ramah, inklusif, dan membahagiakan.
Menurut Ibu Sumami, S.Pd., M.Psi, kebahagiaan kolektif merupakan energi penting dalam gerak dakwah perempuan.
“Dakwah ‘Aisyiyah tidak selalu harus serius dan formal. Dakwah juga dapat hadir melalui kebahagiaan, kebersamaan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan makan bersama penuh kebahagiaan, yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus refleksi bersama. Pada kesempatan tersebut, ‘Aisyiyah kembali mengingatkan pentingnya membumikan tujuh karakter perempuan berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari keluarga melalui peran seorang ibu.
Semangat kegiatan ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. As-Shaff ayat 4, yang menegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur dan kokoh. Nilai ini menjadi landasan gerak ‘Aisyiyah dalam membangun dakwah yang terorganisasi, solid, dan berkemajuan.
Melalui peringatan Hari Ibu 2025 ini, ‘Aisyiyah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dakwah yang mencerahkan, membahagiakan, dan menumbuhkan peradaban, dimulai dari para ibu yang menjadi rumah penuh cinta bagi generasi masa depan.
(PCA Bayan)



