Organisasi

PCM Bruno Dorong Penguatan Program Persyarikatan dan Sinergi Organisasi

Purworejo — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bruno menggelar rapat rutin pada hari Jumat, 9 Januari 2026/20 Rajab 1447 H yang bertempat di Masjid Tajdidul Falah, Desa Brunorejo, Kecamatan Bruno. Kegiatan ini berlangsung pukul 13.00 – 16.30 yang dihadiri oleh jajaran pimpinan ranting, pimpinan cabang, pimpinan organisasi otonom, serta pengelola AUM di lingkungan Muhammadiyah Kecamatan Bruno. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua PCM Bruno, Bapak Muh. Mauludin, M.Pd, sebagai forum evaluasi program sekaligus penguatan gerakan persyarikatan di tingkat cabang.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Bruno mengajak seluruh anggota untuk kembali menguatkan semangat berorganisasi dan lebih aktif dalam mengikuti serta menyukseskan program-program Muhammadiyah. Menurutnya, keberhasilan persyarikatan sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh unsur pimpinan dan anggota.

“Kita perlu menghidupkan kembali semangat berjamaah dalam persyarikatan. Program yang sudah dirancang dengan baik harus didukung oleh kehadiran dan peran aktif seluruh anggota, khususnya di wilayah PCM Bruno,” ujar Muh. Mauludin dalam sambutan pembukaannya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan agenda dakwah dan sosial sebagai wujud nyata peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan evaluasi program PCM Bruno. Salah satu fokus pembahasan adalah Pengajian Ahad Legi, yang direncanakan akan disusun kembali jadwal kegiatan beserta pengisi kajiannya agar pelaksanaannya lebih tertata dan berkelanjutan. Selain itu, PCM Bruno juga mengevaluasi pengajian di tingkat ranting sebagai ujung tombak pembinaan warga persyarikatan di tingkat akar rumput.

Agenda lain yang menjadi perhatian adalah rencana penggalangan sumbangan untuk korban bencana, yang bersumber dari infaq Jumat masjid-masjid Muhammadiyah se-Kecamatan Bruno. Program ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial dan respon cepat Muhammadiyah terhadap musibah yang terjadi di berbagai daerah dan alhamdulilah dana yang terkumpul sudah disalurkan ke pusat.

Evaluasi selanjutnya disampaikan oleh Ketua PCA Bruno, Ibu Martina Dewi Kusumawati, S. P. Dalam laporannya, beliau menyampaikan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan oleh PCA Bruno.

Beberapa kegiatan tersebut antara lain senam bersama ibu-ibu ‘Aisyiyah sebagai upaya menjaga kesehatan dan mempererat ukhuwah, serta kegiatan outbound dalam rangka Hari Ibu yang telah dilaksanakan pada 24 Desember. Selain itu, PCA Bruno juga merencanakan pelantikan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kecamatan Bruno yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Januari.

Secara tidak langsung, Ketua PCA Bruno menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut merupakan bentuk penguatan peran perempuan Muhammadiyah dalam bidang dakwah, sosial, dan pemberdayaan keluarga.

Rapat juga diisi dengan laporan bendahara, yang disampaikan oleh Ibu Agustiningsih, S.Pd. Dalam laporannya, beliau memaparkan secara rinci pemasukan dan pengeluaran dana organisasi sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas keuangan.

Sementara itu, pembahasan mengenai Lazismu KL Bruno disampaikan oleh Bapak Muh. Shomad, S.Pd., M.M.Pd. Ia menjelaskan program kerja Lazismu untuk satu tahun ke depan, termasuk target penghimpunan dana dan strategi pengelolaannya. Selain itu, disampaikan pula laporan Bimbingan Teknis SIM SATUMU di PWM Jawa Tengah, khususnya terkait penginputan dan pembaruan data organisasi dalam sistem tersebut.

Melalui rapat rutin ini, PCM Bruno berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antar unsur persyarikatan, sehingga seluruh program dakwah, pendidikan, dan sosial dapat berjalan secara optimal dan memberi manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.

(Sabda Bintang Pratama)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button