
Pengajian Malam Sabtu Pahing PRM Dadirejo di Mushola Ash-Shofiyah: Perkuat Tauhid, Ukhuwah, dan Istiqamah Ibadah
PURWOREJO – Pengajian rutin Malam Sabtu Pahing sukses digelar pada Jumat malam (16/10/2026) mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB bertempat di Mushola Ash-Shofiyah, Jl. Jogja–Purworejo Km. 18, Jurangkah RT 02/RW 04, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dihadiri secara antusias oleh warga Muhammadiyah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Dadirejo beserta masyarakat sekitar.
Rangkaian acara yang dipandu oleh pembawa acara Dede Awan Apriyanto, M.Pd. tersebut berlangsung tertib dan hangat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen, H. Zumarudin, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau memanjatkan rasa syukur atas kehadiran para jemaah dalam keadaan sehat walafiat, sekaligus mengapresiasi kekompakan warga Muhammadiyah PRM Dadirejo dalam menghidupkan pengajian rutin sebagai sarana silaturahmi dan dakwah.
Memasuki acara inti, majelis pengajian menghadirkan penceramah Ustadz Iyus Herdiyana Saputra, M.P.I., dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo. Dalam kalimat pembukanya, beliau turut memperkenalkan diri serta menyampaikan apresiasi atas semangat ukhuwah para jemaah yang memadati mushola.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Iyus Herdiyana Saputra menekankan empat pesan utama keagamaan:
- Kecintaan dan Rindu kepada Rasulullah SAW: Mengingatkan jemaah untuk senantiasa memperbanyak selawat dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW sangat merindukan umatnya yang beriman meskipun belum pernah berjumpa secara langsung dengan beliau.
- Menjaga Ukhuwah dan Menyikapi Perbedaan: Menjelaskan bahwa perbedaan pandangan dalam amaliah fikih (seperti pelaksanaan qunut) adalah hal wajar yang telah ada sejak masa ulama terdahulu. Oleh karena itu, perbedaan tersebut tidak semestinya memecah belah persatuan dan kerukunan umat Islam.
- Salat sebagai Tiang Agama: Menegaskan bahwa salat lima waktu merupakan sarana penenang jiwa dan raga di tengah kesibukan urusan duniawi, sekaligus menjadi amalan pertama yang akan dihisab di akhirat kelak.
- Keikhlasan dan Istiqamah: Mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa meluruskan niat, menjaga keikhlasan, menjauhi sifat riya, serta konsisten (istiqamah) dalam menjalankan ibadah harian.
Suasana pengajian berlangsung khidmat dan diselingi lantunan selawat bersama para jemaah yang hadir. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dengan harapan agar seluruh warga dan jemaah diberikan kekuatan untuk terus istiqamah dalam meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
(Epin Hidayat)



