
Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, PAUDDASMEN PCA Purworejo Mengadakan Pembinaan Rutin Guru PAUD ‘AIsyiyah se-Kecamatan Purworejo
PURWOREJO – Majelis PAUDDASMEN PCA Purworejo kembali menyelenggarakan pembinaan rutin bagi kepala sekolah dan guru PAUD ‘Aisyiyah se-Kecamatan Purworejo pada Sabtu, 10 Shafar 1448 H bertepatan dengan 25 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna PAUD Terpadu ‘Aisyiyah 2 Purworejo mulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua PCA Purworejo, Ketua Majelis PAUDDASMEN PCA Purworejo, serta seluruh kepala sekolah dan guru Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA) se-Kecamatan Purworejo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pewara, kemudian dilanjutkan tadarus bersama dengan membaca Surah An-Naas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Lahab, dan An-Nasr.
Setelah itu, kultum disampaikan oleh Tamamiyah Hidayati dengan tema “Orang yang Muflis”. Dalam kultumnya, Tamamiyah Hidayati menjelaskan bahwa orang yang muflis adalah umat Nabi Muhammad Saw. yang pada hari kiamat datang membawa banyak amal ibadah seperti salat, puasa, dan zakat, tetapi juga membawa berbagai dosa akibat menzalimi sesama manusia. Akibatnya, pahala yang dimiliki akan habis diberikan kepada orang-orang yang pernah dizaliminya. Bahkan, apabila pahalanya telah habis sementara masih memiliki tanggungan kezaliman, dosa orang yang dizalimi akan dipindahkan kepadanya. Oleh karena itu, setiap muslim diingatkan agar senantiasa menjaga hubungan baik dengan sesama selain memperbanyak amal ibadah.
Memasuki sesi pembinaan, Ketua Majelis PAUDDASMEN PCA Purworejo, Khoirul Maslakhah, mengawali penyampaiannya dengan mengingatkan kembali kandungan Surah Al-A’raf ayat 204 tentang adab mendengarkan ayat suci Al-Qur’an, yaitu menyimak dengan penuh perhatian dan tidak berbicara ketika ayat Al-Qur’an dibacakan agar memperoleh rahmat dari Allah SWT.
Selanjutnya, beliau menyampaikan evaluasi pelaksanaan penulisan ijazah dan kegiatan akhirussanah. Beberapa hal masih perlu menjadi perhatian bersama, terutama ketelitian dalam penulisan ijazah agar tidak terjadi kesalahan administrasi. Selain itu, pelaksanaan akhirussanah diharapkan dapat dikemas secara lebih efektif sehingga seluruh rangkaian acara selesai sebelum azan Zuhur berkumandang.
Alhamdulillah pelaksanaan SPMB telah selesai dilaksanakan, beliau menghimbau agar bagaimana kita Amal Usaha ‘Aisyiyah dapat meningkatkan kepercayaan dari wali murid, menunjukkan keunggulan dari sekolah masing-masing, mengarahkan anak-anak ke sekolah yang tepat, serta beliau juga berkata bahwa mengembangkan lembaga tanpa memperburuk lembaga. Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula beberapa informasi yaitu seluruh kepala sekolah dan guru diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan Hari Bermuhammadiyah yang akan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Keduren.
Menutup pembinaan, kembali mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, sikap, serta etika dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha ‘Aisyiyah diharapkan senantiasa menjadi teladan, baik dalam perilaku maupun cara berpakaian, sehingga seluruh aktivitas yang dilakukan tetap berada dalam koridor ajaran Islam.
Kontributor: Rani



