
Gelar Turba dan Rapat Persiapan Pendirian PKBM, Muhammadiyah Bagelen Mendorong Akses Pendidikan serta Digitalisasi Organisasi
PURWOREJO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen melalui Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan masyarakat dan memperkuat tata kelola organisasi. Hal tersebut dibuktikan melalui penyelenggaraan rapat koordinasi dan persiapan pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Muhammadiyah Bagelen yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bertempat di SMP Muhammadiyah Bagelen.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini diawali dengan sambutan hangat dari Ketua PCM Bagelen, Rohadi, S.E. Dalam pengarahannya, beliau menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Rohadi menguatkan semangat para kader dengan mengingatkan bahwa berjuang dan mengelola Muhammadiyah merupakan sebuah amalan mulia yang kelak mendatangkan pahala berlimpah di sisi Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya menjaga niat dan menjadikan keikhlasan sebagai fondasi utama akhlakul karimah dalam berkhidmat di persyarikatan, sehingga setiap ikhtiar yang dijalankan dapat meraih keridaan Allah SWT.
Agenda dilanjutkan dengan pembahasan inti yang dihadiri oleh jajaran Penasihat PCM, Tim 11 PCM, unsur Majelis Dikdasmen, Kepala SMP Muhammadiyah Bagelen Ulfah Hidayati, S.Pd., jajaran pimpinan PRM, serta para tokoh pendidikan dan aktivis persyarikatan di wilayah Bagelen.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Bagelen, Wahidin, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktur PKBM Budi Prastowo dan Kepala SMP Muhammadiyah Bagelen atas langkah progresif menginisiasi pendirian lembaga pendidikan nonformal ini sebagai wadah pendidikan inklusif bagi masyarakat. Sambutan positif juga datang dari Ulfah Hidayati, S.Pd., yang sangat mendukung rencana pengoperasian PKBM yang nantinya berada satu atap dengan gedung sekolah. Menurutnya, hal tersebut dapat menciptakan efisiensi serta sinergi yang kuat dalam tata kelola dan pengembangan program ke depan.
Suasana pertemuan semakin dinamis dengan hadirnya Eko Nurahmad, M.Pd., selaku Manajer Eksekutif PDM Purworejo dalam rangka Turba (Turun ke Bawah). Kehadiran beliau membawa misi percepatan implementasi E-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik) dan pengenalan aplikasi MASA. Eko Nurahmad memandu perwakilan dari lima Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang hadir—yakni PRM Krendetan, PRM Dadirejo, PRM Tlogokotes, PRM Bagelen, dan PRM Kalirejo—dalam pembentukan agen dan verifikator, serta mewajibkan Ketua dan Sekretaris PRM untuk segera membuat E-KTAM.
(Epin Hidayat)



