Sosial

Aksi Kemanusiaan MDMC dan Lazismu Bagelen: Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

PURWOREJO – Dampak mundurnya musim penghujan yang dipicu oleh pengaruh fenomena El Nino telah menyebabkan krisis serta kelangkaan air bersih di sejumlah wilayah Desa Bagelen. Menghadapi situasi darurat ini, Muhammadiyah melalui sinergi Kantor Layanan Lazismu dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Bagelen terus bergerak aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa dropping air bersih guna meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan dokumentasi kegiatan, penyaluran air bersih gelombang pertama dilaksanakan pada Kamis, 14 Oktober 2026. Dalam aksi tersebut, armada tangki berkapasitas 7.000 liter dikerahkan ke wilayah RT 03 RW 04 Dusun Kalibelung, yang mencakup sekitar 10 Kepala Keluarga (KK). Penyaluran bantuan ini diterima secara langsung oleh Ketua RT 03, Ahmad Syamsul. Selain di Dusun Kalibelung, distribusi air bersih juga menjangkau warga RT 01 RW 04 yang diterima langsung oleh Ketua RT Handoyo. Untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah krisis air ini, warga sebelumnya terpaksa mengandalkan galon-galon air mineral.

Aksi kepedulian sosial ini terus berlanjut dan diperluas ke titik-titik lain yang mengalami kesulitan serupa. Berdasarkan laporan yang dihimpun pada Sabtu, 24 Oktober 2026 oleh Sidik Pramono selaku Ketua MDMC Bagelen, kegiatan dropping air bersih kembali dilaksanakan di wilayah RT 03 RW 06 Kauman Timur. Bertempat di Balai RT setempat, bantuan air bersih berkapasitas 7.500 liter disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15 Kepala Keluarga (KK). Proses penyaluran berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik bersama para tokoh setempat, di antaranya Ketua RT 03 Djumali serta H. Seno.

Atas terselenggaranya aksi tanggap darurat ini, Ketua MDMC Bagelen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu Bagelen yang dinilai sangat responsif dan sigap dalam merespons situasi bencana di wilayah tersebut. Sinergi ini diharapkan terus terjalin dengan baik sehingga mampu mempercepat penanganan krisis air bersih dan membantu meringankan beban masyarakat hingga musim penghujan kembali normal.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button