
Perkuat Kaderisasi Generasi Qur’ani; MBS Purworejo Gelar Ujian Tahfidz Semester Ganjil 2025/2026
Purworejo — Dalam rangka memperkuat pembinaan Al-Qur’an sekaligus kaderisasi generasi Qur’ani, Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Purworejo menyelenggarakan Ujian Tahfidz Al-Qur’an Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 pada 14–15 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri MBS Purworejo dan dilaksanakan secara tertib serta khidmat di lingkungan pondok pesantren.
Ujian tahfidz merupakan bagian integral dari program pembinaan Al-Qur’an yang dilaksanakan secara berkelanjutan di MBS Purworejo sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur capaian hafalan santri, sekaligus meneguhkan komitmen pondok dalam mencetak kader persyarikatan Muhammadiyah yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Pelaksanaan ujian dilakukan dengan metode tasmi’, yaitu santri menyetorkan hafalan Al-Qur’an secara lisan di hadapan para ustadz dan ustadzah penguji. Aspek penilaian meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, kebenaran makhrajul huruf, serta adab dan sikap santri selama mengikuti ujian.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Purworejo menyampaikan bahwa ujian tahfidz tidak semata-mata bersifat akademik, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan ruhiyah santri.
“Ujian tahfidz ini tidak hanya untuk mengetahui sejauh mana capaian hafalan santri, tetapi juga sebagai sarana pembinaan disiplin, adab, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami berharap Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman hidup santri, bukan sekadar hafalan,” ungkap beliau.
Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui pembinaan tahfidz yang terstruktur dan berkelanjutan, MBS Purworejo berkomitmen melahirkan generasi Hafidz dan Hafidzah Al-Qur’an yang unggul serta siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
“Pembinaan tahfidz merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Qur’ani yang berkarakter, berwawasan luas, dan memiliki kepekaan sosial. Inilah bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkemajuan,” tambahnya.
Kegiatan Ujian Tahfidz Semester Ganjil ini merupakan momentum evaluasi serta media pembinaan karakter dan kedisiplinan santri sekaligus motivasi bagi santri untuk terus istiqomah menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an. Ujian tahfidz juga Dengan dukungan lingkungan pesantren yang kondusif serta bimbingan para ustadz dan ustadzah, diharapkan santri MBS Purworejo mampu tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan keistiqomahan kepada para santri dalam menjaga Kalam Ilahi.
(Nanggih Setya Asih)



