Agama

PCM Bagelen Selenggarakan Kajian Ahad Pagi 12 Ramadhan 1447 H di SMP Muhammadiyah Bagelen

Purworejo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen kembali menyelenggarakan Kajian Ahad Pagi pada Ahad, 12 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 1 Maret 2026. Kegiatan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Bagelen mulai pukul 06.00 WIB hingga 07.30 WIB dan diikuti sekitar 300 jamaah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan jajaran PCM Bagelen, unsur PCA Bagelen, PCNA Bagelen, PCPM Bagelen, perwakilan LAZISMU, serta warga Muhammadiyah se-Kecamatan Bagelen. Antusiasme jamaah terlihat sejak awal kegiatan dengan memenuhi area kajian secara tertib dan khidmat.

Kajian menghadirkan Drs. Masagus Syamsudin, M.Ag yang menyampaikan materi tentang urgensi sedekah dalam kehidupan seorang muslim serta strategi optimal meraih malam Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa sedekah memiliki dimensi spiritual yang sangat besar. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, sedekah juga menjadi sebab tertolaknya bala dan berubahnya takdir dalam pengertian takdir mu‘allaq, yaitu ketentuan Allah yang digantungkan pada ikhtiar hamba.

Beliau menegaskan bahwa kualitas sedekah sangat ditentukan oleh niat. Amal yang tidak dilandasi keikhlasan berpotensi kehilangan nilai di sisi Allah. Oleh karena itu, Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk meluruskan niat sekaligus memperbanyak amal kebajikan yang berdampak luas bagi umat.
Terkait ikhtiar meraih malam Lailatul Qadar, penceramah menguraikan beberapa amalan praktis yang dapat dilakukan secara konsisten pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, antara lain melaksanakan shalat dua rakaat setiap malam, bersedekah secara rutin, memperbanyak doa khususnya doa “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni” setelah shalat Tarawih, serta meningkatkan tilawah Al-Qur’an.

Malam Lailatul Qadar, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah. Karena itu, kesungguhan dalam sepuluh malam terakhir merupakan bentuk investasi spiritual yang sangat besar nilainya.

Di akhir kajian, beliau menyampaikan bahwa sedekah termasuk amal yang paling dicintai Allah karena memadukan dimensi ketakwaan dan kemaslahatan sosial. Pesan tersebut menjadi penguat bagi jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum akselerasi ibadah dan penguatan solidaritas umat.
Melalui Kajian Ahad Pagi ini, PCM Bagelen berharap terbangun semangat kolektif warga Muhammadiyah untuk semakin istiqamah dalam ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga ukhuwah di lingkungan persyarikatan.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button