
Purworejo — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Purworejo menggelar kegiatan Pengajian Ramadhan yang dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan pada Ahad, 27 Sya’ban 1447 H atau bertepatan dengan 15 Februari 2026. Kegiatan berlangsung pukul 06.00 – 07.30 WIB di LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Purworejo.
Pengajian Ramadhan ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh PCA se-Kabupaten Purworejo. Khusus di Purworejo, kegiatan terselenggara atas kerja sama dengan RSU ‘Aisyiyah Purworejo yang turut memberikan penyuluhan seputar kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
Sebelumnya, PCA Purworejo juga telah mengadakan pengajian pertama pada Rabu, 23 Sya’ban 1447 H di PAUD Terpadu ‘Aisyiyah 2 Purworejo. Dengan demikian, kegiatan Pengajian Ramadhan tahun ini dilaksanakan sebanyak dua kali sebagai bentuk persiapan spiritual dan fisik menyambut bulan suci.
Sebanyak 64 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas Ketua PCA Purworejo, segenap pengurus dan anggota PCA, kepala dan guru Amal Usaha ‘Aisyiyah se-Kecamatan Purworejo, pengurus PRA se-Kecamatan Purworejo, serta bapak-bapak dan anak-anak panti.
Acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nif’an Nazudi, M.Ag. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kalender Hijriah sebagai simbol identitas umat Islam. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjaga dan menghidupkan syiar Islam. “Jika bukan kita yang memperjuangkannya, maka tidak ada lagi yang akan melakukannya,” pesannya.
Beliau juga mengulas berbagai hal yang dapat membatalkan puasa serta golongan yang mendapatkan rukshah (keringanan) dari Allah SWT. Dijelaskan bahwa orang sakit dan musafir yang mengambil rukshah wajib mengganti puasa di hari lain. Sementara itu, bagi lansia, penderita sakit menahun yang tidak diharapkan kesembuhannya, ibu hamil dan menyusui, serta pekerja berat, dapat mengganti puasa dengan membayar fidyah berupa beras seberat 6 ons.
Di akhir tausiyah, beliau mengingatkan agar puasa tahun ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi sebagai ibadah yang mampu membuahkan perubahan nyata dalam kehidupan, khususnya dalam membentuk pribadi yang jujur.
Sesi berikutnya diisi dengan penyuluhan kesehatan dari tim RSU ‘Aisyiyah Purworejo. Dalam pemaparannya disampaikan berbagai manfaat puasa bagi tubuh, sekaligus mengingatkan kebiasaan yang perlu dihindari saat berbuka, seperti mengonsumsi makanan berminyak berlebihan seperti gorengan yang dapat menyebabkan kembung dan mual. Saat berbuka, tubuh memerlukan asupan gula secukupnya karena dapat langsung diserap dan diolah menjadi energi.
Dalam sesi tanya jawab, peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan, di antaranya mengenai perbedaan dan kebolehan mengonsumsi air kelapa saat berpuasa, tips agar lansia dapat tidur nyenyak pada malam hari, serta perbedaan antara santan murni dan santan yang telah dipanaskan berulang kali.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan dengan kesiapan iman, kesehatan yang prima, serta keberkahan. Semoga Allah SWT mengaruniakan kebaikan dalam setiap ibadah puasa dan shalat malam yang dilaksanakan. Aamiin.
(Khoirul Maslakhah)



