Organisasi

MDMC, PCPM, dan KOKAM Bagelen Matangkan Persiapan Delegasi untuk Diklat Madya Jungle Rescue SAR Muhammadiyah Jawa Tengah

PURWOREJO — Merespons undangan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah terkait penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Madya SAR Gunung Rimba (Jungle Rescue) Tahun 2026, unsur pimpinan dan kader di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bagelen menggelar rapat koordinasi intensif pada Ahad malam (20/9/2026).

Kegiatan Diklat Madya SAR Muhammadiyah Jawa Tengah ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari, yakni pada 23–27 September 2026. Menjadi kebanggaan tersendiri, PDM Purworejo melalui LRB-MDMC PDM Purworejo didaulat sebagai panitia pelaksana sekaligus tuan rumah, di mana lokasi pelatihan dipusatkan di Bukit Sikepel dan Gunung Telon, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Untuk mendukung dan menyukseskan agenda tingkat provinsi tersebut, jajaran MDMC, PCPM, dan KOKAM Bagelen mengadakan musyawarah yang bertempat di kediaman Ketua MDMC Bagelen, Sidik Pramono pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua MDMC Bagelen dan dihadiri oleh jajaran penting lainnya seperti Koordinator Lapangan MDMC Nasikhin, Bendahara Daffa Ulufannuri, dan Sekretaris Epin Hidayat. Hadir pula Ketua PCPM Bagelen Fachri Alfaqih beserta jajaran, serta Komandan KOKAM PCM Bagelen Eko Supriyanto beserta anggota.

Dari hasil musyawarah tersebut, PCM Bagelen secara resmi mempersiapkan pengiriman minimal 1 (satu) orang peserta, yaitu Saudara Tetuko dari unsur PCPM Bagelen. Pihak panitia internal Bagelen juga masih membuka peluang untuk menambah 1 (satu) peserta lagi dari unsur KOKAM, sehingga maksimal delegasi yang akan diberangkatkan adalah dua orang.

Mengingat tingginya standar pelatihan ini, porsi terbesar dalam rapat didominasi oleh pembahasan persiapan sarana, prasarana, serta alat perlengkapan safety, navigasi, dan survival dasar yang wajib dibawa oleh setiap peserta. Seluruh elemen yang hadir berkomitmen untuk bahu-membahu melengkapi kebutuhan peserta secara swadaya agar siap terjun ke lapangan.

Dukungan penuh dari PCM Bagelen ini bukan sekadar wujud partisipasi penggembira. Keterlibatan aktif ini merupakan visi jangka panjang pencetakan kader unggul di bidang kemanusiaan. Diharapkan, sekembalinya delegasi dari Diklat Madya ini, ke depannya mereka dapat menjadi instruktur lokal yang mumpuni dalam kegiatan kerelawanan dan SAR di masa depan.

(Epin Hidayat)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button